Didikan Merendahkan Hatimu

Christian Life

Didikan Merendahkan Hatimu

28 August 2017

Bacaan: Keluaran 8:1-10

Tuhan tidak menciptakan kita untuk Dia permainkan. Setidaknya demikian yang Alkitab ajarkan tentang umat-Nya di dalam perjalanan 40 tahun di padang gurun. Saya tidak bisa membayangkan, seumur hidup hanya jalan kaki setiap hari. Dimulai dari bongkar pasang tenda, mengumpulkan manna, lalu makan, tidur sejenak, diselingi intip-intip dikit tiang-tiang itu, lalu kadang-kadang sedikit bercanda mungkin biar hidup tidak sekering padang gurun, lalu jalan lagi. Bayangkan, 40 tahun jalan kaki keliling di padang gurun, 40 tahun berkeliling di tempat yang sama! Adalah ekspresi untuk menjalankan pimpinan Tuhan? Hahaha, orang dunia bisa ketawa! Umat Tuhan hidupnya gak pernah ke mana-mana tapi lagaknya tuh begitu jumawa!

Benarkah 40 tahun langkah yang di sana-sana saja adalah sia-sia? Tuhan bilang tidak! Memang yang Tuhan mau adalah “kerendahan hatimu”, kata Tuhan. 40 tahun itu Tuhan menanti kerendahan hati dan insafnya kita kepada-Nya. Sebab Ia adalah Tuhan yang memelihara umat-Nya sambil mendidik mereka. 40 tahun adalah waktu Tuhan mendidik kita, dan itu tidak akan pernah menjadi sia-sia. Apakah Anda dan saya sedang melakukan perjalanan keliling di tempat yang sama? Ingat, sekarang Dia sedang menunggu kita insaf! Dia sedang mendidik kita seperti seseorang mengajari anaknya! Mari kita bersyukur untuk didikan TUHAN agar merendahkan hati!

“Sebab pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini. Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anak-Nya”. (NT)