Pemuda Kristen

Devotion

Pemuda Kristen

7 August 2017
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. - Mzm. 119:9-5

Firman Tuhan diizinkan hadir di tangan kita dalam bentuk tertulis tentu saja bukan sekadar kebetulan tetapi Tuhan memang menginginkan hal itu boleh ada pada kita sekarang. Kita yakin pasti ada tujuan Tuhan di balik hal itu. Karena itu, kita harus mengerti pentingnya firman Tuhan bagi kehidupan kita dan tidak tertipu dengan pemikiran bahwa firman Tuhan sudah kuno, tidak perlu dipelajari, atau bahkan hanya sebagai pembelajaran pengetahuan akan Allah dalam kaitan dengan kehidupan pelayanan gerejawi saja. Alkitab diberikan Allah agar manusia bisa mengenal Dia Sang Pencipta dan mengenal diri manusia sebagai peta dan teladan-Nya yang menjadi wakil-Nya di dunia ini untuk menyatakan kemuliaan nama-Nya. Dengan pengenalan yang benar, kehidupan kita sebagai manusia baru dapat menjadi manusia, firman Tuhanlah yang memanusiakan kemanusiaan kita di hadapan Sang Pencipta.

Agar kita dapat mengenal Allah dan diri dengan benar, kita perlu belajar firman Tuhan dengan serius dengan memperhatikan beberapa hal ini:

  1. Membaca dan merenungkan firman Tuhan itu siang dan malam (Mzm. 1:2).
  2. Membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun (Ul. 6:7b).
  3. Mengajarkannya kepada anak-anak (orang lain sebagai anak rohani) berulang-ulang (Ul. 6:7a).

Dengan membaca dan merenungkan firman setiap hari dan di dalam pengertian theologi yang benar, membicarakan di mana pun juga (menghafalkan), dan mengajarkan kepada orang lain, firman Tuhan akan memberikan manfaat bagi setiap pemuda yang melakukannya sebagaimana dicatat oleh Paulus dalam 2 Timotius 3:16, yaitu mengajar kebenaran, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian kehidupan kita akan diarahkan kepada kehidupan kekristenan yang benar dan yang dapat menjadi berkat bagi dunia ini sebagai terang dan garam dunia. (ACK)