Roh Penghibur dan Datangnya Kerajaan

Reforming Heart - Day 502

Yohanes 14:11-17

Roh Penghibur dan Datangnya Kerajaan

Devotion from Yohanes 14:11-17

Yesus menekankan kepada para murid untuk percaya kepada-Nya karena pekerjaan yang telah Dia kerjakan. Pekerjaan-pekerjaan yang menyatakan bahwa Kerajaan Allah sudah datang. Yesus Kristuslah yang mendatangkan kerajaan itu dengan karya-Nya yang sempurna. Dialah yang menebus umat Tuhan dan Dialah yang memimpin umat Tuhan memiliki kekuatan dan penyertaan-Nya untuk menyebarkan kerajaan-Nya tersebut. Tuhan memanggil para murid untuk ikut dan menyatakan Kerajaan Kristus yang telah datang itu. Pekerjaan-pekerjaan yang menyatakan kasih kepada sesama, pekerjaan-pekerjaan yang menyatakan suara Allah melalui Anak-Nya, pekerjaan-pekerjaan yang menekankan keadilan, dan semua pekerjaan yang akan membawa seluruh ciptaan Tuhan masuk ke dalam damai sejahtera sejati, sebagaimana telah dirancang oleh Tuhan. Kedatangan Kerajaan Allah, yaitu kerajaan damai, kerajaan kasih, kerajaan adil, kerajaan yang akan menggenapkan semua pekerjaan Tuhan di bumi, inilah yang diusahakan dan dikerjakan oleh Yesus di dalam hidup-Nya dan mati-Nya. Dialah Sang Manusia yang berhasil menjalankan tugas yang Allah berikan. Dia tidak seperti Adam yang gagal. Dia menyelesaikan semuanya, Dia menang atas semua godaan, dan Dia akan membawa umat Tuhan masuk ke dalam kesempurnaan ciptaan-Nya di bumi. Ciptaan baru di mana Allah akan menyinarkan kemuliaan-Nya di seluruh dunia ini. Kesetiaan-Nya untuk mengasihi, mengkhotbahkan firman, doa, dan semua pekerjaan lainnyalah yang akan mendatangkan Kerajaan Allah dengan sempurna. Yesuslah sang Bait Suci, Dialah Sang Terang, Dialah penggenap semua simbol kehadiran Allah di tengah-tengah Israel di Perjanjian Lama. Kehadiran Allah yang memberi damai sejahtera bagi umat-Nya.

Di dalam ayat 12 Yesus mengatakan bahwa segala pekerjaan yang Dia lakukan untuk menyatakan Kerajaan Allah di bumi adalah juga pekerjaan para murid. Merekalah yang akan membawa kemuliaan pengorbanan Kristus ke seluruh dunia. Bahkan, di dalam ayat 12 dikatakan bahwa para murid akan melakukan pekerjaan yang lebih besar daripada yang dilakukan Kristus di bumi. Pekerjaan apakah yang mereka kerjakan lebih besar daripada Kristus di bumi? Pekerjaan menyebarkan Kerajaan Allah ke seluruh bumi. Yesus Kristus tidak menjangkau bangsa mana pun di dalam pelayanan-Nya, tetapi penebusan-Nya menjadi dasar bagi pengampunan seluruh bangsa. Yesus Kristus tidak bertemu dengan orang-orang Yunani yang mencari Dia, tetapi berita Injil keselamatan di dalam kematian dan kebangkitan Kristus telah bertemu dengan orang-orang Yunani berkat pelayanan para rasul mulai dari Paulus, Barnabas, dan rasul-rasul lainnya. Pekerjaan para murid akan mencapai seluruh dunia. Jangkauan mereka lebih besar daripada jangkauan Yesus, tetapi jangkauan mereka tidak mungkin terjadi tanpa apa yang Yesus sudah korbankan. Di bumi ini tidak ada kemuliaan lebih besar daripada kemuliaan Kristus. Tidak ada hormat lebih besar daripada hormat yang seharusnya diberikan kepada Kristus. Tetapi para murid yang digerakkan oleh Kristus sendiri untuk menjangkau seluruh bumi, jangkauan yang jauh lebih besar daripada jangkauan Yesus Kristus di bumi.

Tetapi, pekerjaan para murid yang besar di bumi ini juga adalah karena Yesus Kristus pergi kepada Bapa. Pekerjaan para murid akan sempurna karena Kristus menyempurnakan pekerjaan-Nya melalui para murid itu. Yesus Kristus pergi kepada Bapa untuk mendengar dan mengabulkan doa-doa para murid untuk kemuliaan Bapa. Ini bagian yang sangat penting. Setelah pekerjaan Yesus di kayu salib selesai, Dia menjadi Pengantara kita di surga. Dialah yang duduk di sebelah kanan Bapa di surga. Dialah yang mendengar doa murid-murid-Nya. Dan, berbeda dengan sudut pandang yang diambil oleh surat Ibrani 7:26-28, di sini Yesus juga menjawab doa-doa para murid. Jika di Surat Ibrani Yesus adalah yang menjadi Pengantara antara umat yang berdoa dengan Bapa di surga, maka di Injil Yohanes ini Yesus adalah yang mengabulkan doa-doa mereka. Apakah kedua bagian ini bertentangan? Tidak. Surat Ibrani menekankan posisi Kristus sebagai Imam Besar yang membawa umat-Nya menghadap Tuhan, dan juga Imam Besar yang mewakili Tuhan memberkati umat Tuhan. Sedangkan Injil Yohanes menekankan pekerjaan Yesus yang mewakili Bapa dengan sempurna untuk memberkati umat Tuhan. Inipun pekerjaan Imam Besar. Tetapi, karena Yesus adalah gambar Allah yang sempurna, bahkan satu esensi dengan Allah Bapa, maka Dia dengan sempurna menyampaikan berkat Bapa-Nya yang di surga dengan berkat yang dibawa-Nya sendiri. Dia mewakili Allah, tetapi Dia juga adalah Allah yang menjawab doa umat-Nya. Dialah yang mendengar doa, mendoakan, dan menjawab doa umat-Nya.

Doa apakah yang dipanjatkan para murid? Doa yang sering diajarkan oleh rabi terkenal yang mempunyai banyak murid adalah doa supaya Kerajaan Allah segera dipulihkan di bumi. Inilah doa murid-murid orang-orang Farisi, walaupun mereka mendoakannya dengan penuh kemunafikan di dekat perempatan jalan yang ramai. Yesus pun mengajar murid-murid-Nya Doa Bapa Kami yang juga mengharapkan kedatangan Kerajaan Allah dengan segera. Doa mengharapkan pulihnya bumi karena Kerajaan Allah dinyatakan di atasnya, inilah doa yang dipanjatkan para murid, dan dari konteks inilah Injil Yohanes mengatakan bahwa Yesus Kristus akan melakukan apa yang didoakan para murid, yaitu doa agar Kristus datang segera. Yesus mendengar doa murid-murid-Nya, dan murid-murid-Nya sangat menginginkan kedatangan Kerajaan Allah dengan Allah Tritunggal di takhta-Nya. Doa ini dikabulkan Yesus dengan Roh Kudus yang diutus oleh Dia. Roh Kudus yang menyatakan diri-Nya melalui hidup dan pelayanan para murid. Roh Kudus menyatakan diri untuk meninggikan Kristus, dan setelah itu Roh Kudus bekerja hari demi hari, dan saat demi saat untuk terus menerus menarik orang datang kepada Kristus.

Tetapi ada satu hal penting membedakan doa pemulihan Kerajaan Allah para murid dengan orang-orang yang lain adalah bahwa doa ini bersifat personal bagi para murid. Mereka bukan hanya secara abstrak mendoakan agar kerajaan Allah datang. Mereka sangat ingin Kerajaan Allah datang karena mereka sangat merindukan Yesus Krisuts. Bandingkan betapa jauhnya doa dari murid-murid yang telah mengalami hidup bersama dengan Kristus, melihat dahsyatnya tanda-tanda ajaib yang Dia kerjakan, mengalami kesulitan, penderitaan, dan bahkan harus menyaksikan Yesus ditangkap, disalib, mati dan dikuburkan, mengalami dan menjadi saksi Yesus yang bangkit, dan yang tidak ingin terpisah dari Kristus. Doa memohon agar Kerajaan Allah datang menjadi doa penuh kemunafikan, karena tidak ada kerinduan yang original di dalam diri orang-orang lain yang palsu. Tetapi para murid benar-benar mendoakan datangnya Kerajaan Allah karena Sang Raja akan kembali bersamaan dengan datangnya Kerajaan Allah.

Inilah sebabnya mengapa para murid harus menunggu sebelum mereka mengerjakan pekerjaan-pekerjaan besar sampai ke banyak bangsa di bumi ini. Mereka harus menunggu Kristus bertakhta di tempat yang mahatinggi, dan mereka juga harus menunggu Roh Kudus yang akan dikirimkan kepada mereka. Roh Kudus inilah yang diberikan Bapa kepada Kristus untuk menyertai, menguatkan, memberikan kuasa dan penyertaan Bapa bagi Dia, dan sekarang Roh Kudus yang sama menyertai, menguatkan, memberikan kuasa dan penyertaan Kristus dan Bapa bagi para murid. Yesus Kristus yang telah bersama dengan Bapa di surga, Dia inilah sumber kekuatan para murid sehingga mereka sanggup menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada sewaktu Dia sendiri melayani di bumi.

Roh Kudus diberikan oleh Kristus kepada seluruh jemaat yang menjadi murid-Nya agar mereka, dengan penuh kerinduan kepada Tuhan. Kerinduan untuk bertemu dengan Dia, dan kerinduan untuk mendapatkan penyertaan-Nya yang penuh kuasa melalui Roh Kudus-Nya. Biarlah hikmat Tuhan dan penyertaan Roh-Nya senantiasa memimpin hidup kita yang penuh dengan anugerah dan kelimpahan. (JP)

Yohanes 14:11-17