Setelah pertemuan di Yerusalem selesai, para rasul dan pemimpin gereja mengutus dua orang, yaitu Barsabas dan Silas. Dua orang penting di Yerusalem ini diutus untuk membawa berita resmi mengenai keputusan para rasul dan para pemimpin di Yerusalem. Keputusan ini mengingatkan kepada orang-orang Kristen untuk mempunyai identitas yang berbeda dari sebelumnya. Mereka harus memisahkan diri dari bentuk penyembahan berhala dan menjauhkan diri mereka dari kebiasaan-kebiasaan mereka sebelumnya. Ini merupakan peraturan yang menekankan identitas orang Kristen. Dengan demikian, identitas Kristen bukan dari tanda sunat, melainkan dari pemisahan dari agama sebelumnya dan penyembahan berhala. Pemisahan seperti inilah yang menjadi tanda identitas Kristen. Ini tidak berarti bahwa seluruh peraturan moral yang lain tidak perlu dijalani. Para rasul tidak sedang membahas peraturan hidup, tetapi mereka sedang membahas perlu tidaknya sunat bagi orang-orang Kristen dari bangsa-bangsa bukan Yahudi. Inilah pesan yang akan dibawa, dan untuk mencegah kesalahpahaman, mereka mengutus dua orang pemimpin ini.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya