Setelah Petrus selesai berbicara, Paulus melanjutkan kisah perjalanannya dan dia mengisahkan bagaimana bangsa-bangsa lain menerima berita Injil itu dengan penuh sukacita. Tuhan telah membukakan jalan hingga ke Makedonia untuk Injil-Nya boleh disebarkan dan diterima. Kisah perjalanan yang sangat menggugah itu membuat para rasul di Yerusalem harus memikirkan kembali mengenai peraturan hidup bagi orang-orang percaya dari bangsa-bangsa lain. Apakah mereka harus mengikuti peraturan-peraturan Yahudi sebagaimana ditulis di dalam Taurat? Ataukah mereka harus mengikuti suatu aturan yang berbeda? Tentu tidak mungkin berpaling kepada peraturan lain selain peraturan Kitab Suci. Tetapi bagaimana mengenai sunat dan tradisi Yahudi yang selama ini dijalankan oleh orang Yahudi? Haruskah bangsa-bangsa lain juga mengikutinya? Ini merupakan pertanyaan yang sulit jika kita gagal mengetahui apa gunanya Taurat diberikan. Paulus mengatakan bahwa Taurat diberikan untuk menyadarkan manusia akan dosa dan menuntun kita sampai Kristus datang (Gal. 3:19-24). Ini berarti Israel dituntun oleh hukum Taurat hingga Kristus datang, dan pengikut Kristus dituntun oleh hukum Taurat hingga Kristus datang kedua kalinya nanti.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya