Paulus melanjutkan khotbahnya dengan menyatakan dengan berani bahwa orang-orang Atena sedang hidup di dalam kebodohan. Ini merupakan perkataan yang sangat berani mengingat Atena adalah pusat intelektual yang begitu berpengaruh sejak abad ke-6 SM. Tetapi apa yang dikatakan Paulus sangat tepat. Sepandai apa pun manusia dan semaju apa pun budayanya, penolakan kepada Allah akan membawa kepada kebodohan penyembahan berhala. Bagaimana mungkin seseorang takluk kepada apa yang dia sendiri ciptakan? Inilah kebodohan terbesar dari orang-orang Atena. Di tengah-tengah kemajuan berpikir mereka, mereka tetaplah hanya sekumpulan orang-orang yang bertindak bodoh dengan menyembah berhala. Demikian hingga sekarang, sepintar apa pun manusia, dia tetaplah orang bodoh yang mengabaikan Sang Pencipta. Orang-orang yang menerima pemeliharaan-Nya dan mengasumsikan keteraturan-Nya di dalam pikiran mereka tanpa sadar, tetapi menolak Allah yang menjadi sumber itu semua, orang-orang inilah yang disebut hidup di dalam kebodohan oleh Paulus. Awalnya Allah membiarkan seluruh bangsa-bangsa mengambil jalan mereka masing-masing. Allah membiarkan mereka mempunyai berhala-berhala mereka masing-masing. Allah bahkan membiarkan bangsa-bangsa menerima berkat-Nya, pemeliharaan-Nya, dan segala kemurahan-Nya tanpa sekali pun mengucapkan syukur kepada Dia.
Baca SelengkapnyaDunia ini membawa kita hidup makin hari makin individualis atau egois. Berbagai macam pesan yang didengungkan oleh dunia ini mengarahkan kita untuk mencari identitas atau bijaksana di dalam diri kita.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca Selengkapnya