Setelah mempertobatkan Gubernur Sergius Paulus, Paulus dan Barnabas melanjutkan perjalanan mereka. Ayat 14 mengatakan mereka telah tiba di kota bernama Antiokhia di Pisidia. Mereka tetap masuk ke rumah-rumah ibadah orang Yahudi sebagai jalan masuk untuk memberitakan Injil. Pada waktu itu siapa pun bisa memberikan khotbah di dalam ibadah di sinagoge, atau rumah ibadah orang Yahudi. Paulus mengambil kesempatan untuk berkhotbah di sinagoge tersebut dan mulai menyatakan janji Allah yang telah digenapi di dalam Kristus. Paulus memulai khotbahnya dari Kitab Keluaran, yaitu ketika Allah memanggil keluar umat-Nya dari tanah Mesir. Dia terus memberitakan tentang sejarah Israel dengan menekankan janji Tuhan di tengah-tengah ketidaksetiaan Israel. Dalam ayat 18 dan 19 dia mengatakan bahwa Allah tetap bersabar terhadap segala pemberontakan Israel selama 40 tahun di padang gurun, serta tetap memberikan Tanah Perjanjian sesuai dengan apa yang telah Dia ucapkan. Begitu juga di dalam ayat 21 dan 22 Paulus mengisahkan tentang penolakan Saul dan pengangkatan Daud. Karena Saul telah menolak Allah, maka Allah menolak Saul dan mengangkat Daud.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya