Bagian ini memberikan penjelasan bahwa sebenarnya Nehemia telah diangkat menjadi gubernur (ay. 14: bupati) dari daerah Yehuda. Dia telah menerima jabatan itu ketika dia datang di Yerusalem untuk membangun kembali tembok kota Yerusalem. Di ayat 1-5 dia menerima kabar bahwa banyak rakyat miskin di Israel yang terpaksa menjual anak-anak mereka sebagai budak. Mereka memiliki utang yang banyak karena kemiskinan. Keadaan menjadi semakin parah karena untuk membayar makanan pada waktu lapar, mereka menggadaikan kebun mereka. Kebun anggur dan kebun-kebun lain yang mereka miliki, walaupun telah digadaikan, tetap tidak cukup untuk membiayai kehidupan mereka. Maka anak-anak mereka harus dijual sebagai budak demi mencukupi kebutuhan hidup mereka. Ketika anak-anak Israel menjadi budak dari orang-orang Israel, ada peraturan Taurat yang menjaga hak para budak itu, yaitu bahwa setelah enam tahun mereka menjadi budak, tahun ketujuh mereka harus dibebaskan dari perbudakannya (Kel. 21:2). Tuhan murka kepada kaum Yehuda pada zaman Nabi Yeremia juga karena hal yang sama, yaitu pada tahun yang ketujuh orang-orang Yehuda masih memperbudak sesama saudaranya (Yer. 34:14).
Baca SelengkapnyaSeseorang mengirim foto makanan melalui WA kepada temannya dan mendapat respons: “Piringnya bagus sekali, beli di mana?” Seseorang bisa melihat kotoran yang jauh tetapi tidak bisa melihat kotoran di
Baca SelengkapnyaKetika Daud dinobatkan menjadi raja atas seluruh Israel, ia berkeinginan untuk memindahkan tabut Allah kembali ke Yerusalem. Tabut Allah kemudian dibawanya dari Kiryat-Yearim dengan cara menaikkannya
Baca SelengkapnyaBacaan: Matius 5:10 Di zaman ini, “hidup nyaman” sering dianggap sama sebagai tanda “diberkati” bahkan bagi orang Kristen sekalipun. Banyak orang memimpikan kehidupan yang tidak ada masalah, tidak
Baca SelengkapnyaAlkitab banyak mengajarkan tentang hikmat dan kebijaksanaan hidup. Manusia membutuhkannya, sebab banyak kesulitan hidup muncul justru karena kita kurang berhikmat. Amsal 6:6 mengatakan, “Hai pemalas,
Baca SelengkapnyaAlkitab menyatakan penghakiman Allah dimulai dari umat yang mengenal Dia, yang dikasihi-Nya, dari rumah-Nya (1Pet. 4:17). Ketika Kerajaan Utara (Israel) melakukan kejahatan dan menyembah berhala,
Baca Selengkapnya