Ternyata keputusan Petrus untuk menaati Tuhan dan memberitakan Injil kepada Kornelius menjadi masalah di Yerusalem. Beberapa golongan murid Yesus yang ketat di dalam tradisi Yahudi berdebat dengan Petrus. Mengapa mereka mempermasalahkan tindakan Petrus? Karena mereka percaya bahwa tindakan tidak setia dari satu orang, apalagi seorang pemimpin, dapat berpengaruh kepada kesejahteraan seluruh umat. Ingat saja apa yang dilakukan oleh Akhan (Yos. 7:1), atau 12 orang pengintai yang 10 di antaranya membawa berita yang melemahkan semangat orang Israel (Bil. 13:31-33). Apakah Petrus berdosa seperti 10 pengintai itu, atau seperti Akhan? Di mata orang-orang ini Petrus sedang bersekutu dengan orang kafir. Ini tentu akan mendatangkan penghukuman dari Tuhan. Mereka tidak sadar bahwa Tuhan telah mengubah target pernyataan diri-Nya. Dia tidak lagi mengutamakan Israel atas bangsa-bangsa lain. Sekarang Dia telah menyatakan diri-Nya kepada semua bangsa tanpa perbedaan. Kelompok tradisionalis sempit hanya mengetahui peraturan Tuhan secara mati. Tetapi umat Tuhan yang sejati mengenal Tuhan secara dinamis dan peka terhadap pimpinan Tuhan yang tidak terikat tradisi apa pun.
Baca SelengkapnyaB.B. Warfield, seorang theolog dari Amerika, mendefinisikan inerrancy sebagai “kebenaran absolut secara menyeluruh dari Alkitab yang diberikan Allah”, namun Warfield lebih sering menggunakan istilah
Baca Selengkapnya“Healing” sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang yang hidup pada zaman ini. Bukan hanya untuk orang yang sakit secara fisik, tetapi orang yang sehat jasmani pun memerlukan “healing”, karena istilah
Baca SelengkapnyaKeselamatan bukan hanya urusan masuk surga dan hidup moral yang baik saja. Orang Kristen yang sudah lahir baru dan mengalami pertobatan sejati haruslah hidup bagi Tuhan. Hidup bagi Tuhan berarti
Baca SelengkapnyaKetika panggilan Tuhan datang, sering kali kita meragukannya dan bertanya “masak sih Tuhan?” “Apakah ini benar suara Tuhan?” “Haruskan sesusah itu mengikut Tuhan?” “Kayaknya Tuhan lagi becanda deh.”
Baca SelengkapnyaTahukah kalian di antara 27 kitab Perjanjian Baru, ada 13 kitab yang ditulis oleh seorang rasul bernama Paulus. Bahkan pengertian kita tentang keselamatan dan gereja banyak berhutang kepada pengajaran
Baca Selengkapnya