Salfok

Devotion

Salfok

6 April 2026

Seseorang mengirim foto makanan melalui WA kepada temannya dan mendapat respons: “Piringnya bagus sekali, beli di mana?” Seseorang bisa melihat kotoran yang jauh tetapi tidak bisa melihat kotoran di depan mukanya. Ini tidak aneh karena ternyata untuk melihat sesuatu manusia perlu fokus dan konteks.

Tuhan Yesus mengatakan bahwa mata adalah pelita tubuh. Jika mata kita baik maka teranglah seluruh tubuh kita, tetapi jika mata kita jahat maka gelaplah seluruh tubuh kita. Tuhan menempatkan mata di bagian atas dari tubuh manusia seperti menara tinggi yang bisa melihat segala sesuatu dengan jelas. Dengan mata, kita melihat bahaya mengancam dan dengan segera menghindarinya. Dengan mata, kita melihat keindahan dan dengan segera menghampirinya. Tetapi mata juga bisa disalahgunakan. Tuhan Yesus mengatakan bahwa ada orang yang bisa melihat serpihan kayu di dalam mata orang lain tetapi tidak bisa melihat balok yang ada  di dalam matanya? Ini serupa dengan peribahasa yang kita miliki: Gajah di pelupuk mata tidak tampak, semut di seberang lautan tampak, yang artinya adalah kesalahan sendiri yang besar tidak tampak tetapi kesalahan orang lain yang sedikit tampak jelas. Kita kadang mengatakan untuk melihat isi hati seseorang, lihat matanya; untuk melihat kesehatan seseorang, periksa matanya. Daud mengerti bahwa untuk hidup ia perlu Tuhan yang membuat matanya bercahaya (Mzm. 13:4), karena apa artinya hidup jika hidup dalam kegelapan (Mat. 6:23)?
Seorang yang beriman kepada Tuhan Yesus harus memiliki fokus dan cara hidup yang berbeda dengan orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Jika fokus dunia adalah pada makanan dan pakaian (kecukupan jasmani dan kemegahan) maka fokus kita adalah pada Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. Berhati-hatilah agar mata kita tidak melihat manusia yang besar dan Tuhan yang kecil. Bagaimana kita melihat Allah, diri, sesama manusia, dan alam ini? Segala sesuatu harus berada di posisinya agar terjadi shalom bukan chaos. Allah di tempat teratas, kemudian manusia, dan terendah adalah alam.
Seorang abdi Allah mengatakan kepada Raja Amazia ”Tuhan berkuasa untuk menolong dan menggelincirkan; Tuhan dapat memberikan lebih dari pada itu kepada kamu” (2Taw. 25:8-9). Marilah kita fokus melihat kepada yang di atas dan bukan yang di samping. Jangan sampai kita salah fokus (salfok) di dalam kehidupan kita. Keselamatan dan pemeliharaan ada di tangan Tuhan, marilah kita fokus kepada-Nya. (YV)