Orang dunia meyakini bahwa hidup ini harus dijalani dengan perjuangan. Barang siapa yang tidak berjuang, dia akan berakhir sebagai pecundang. Prinsip tersebut membentuk pendapat banyak orang besar di
Banyak orang yang bertanya apakah Tuhan ada atau tidak, tetapi lebih banyak lagi yang bertanya, “Tuhan itu seperti apa sebenarnya?” Semua pertanyaan tentang Tuhan membawa kita kepada suatu kesadaran
Cinta adalah salah satu faktor internal yang mendorong seseorang dalam melakukan berbagai hal. Cinta mampu membuat seseorang melupakan segala kesulitan untuk dapat menyenangkan orang yang dicintainya.
Kisah Para Rasul 9:1-19 menceritakan secara detail titik conversion dari Paulus. Dalam perikop ini kita dapat mengambil dua tema besar mengenai keselamatan kita. Pertama, bahwa titik keselamatan kita
Selama hidup di dunia, semua manusia akan selalu bertemu dengan pencobaan. Pencobaan pun pasti datang dalam kehidupan orang percaya. Tuhan mengizinkan banyak hal terjadi dalam hidup ini untuk menguji
Allah adalah kasih. Kalimat ini bukan hal asing bagi setiap orang percaya. Namun, pernahkah kita bertanya mengapa Allah yang kasih mengizinkan umat-Nya mengalami penderitaan di dunia? Atau mengapa
Bacaan: Kolose 3:23 Begitu sering kita mendengar ayat ini, dan begitu sering kita mengulang frasa “di hadapan Tuhan”. Namun entah mengapa hal yang begitu penting seperti ini sepertinya klise, dan jar
Bacaan: 1 Yohanes 4:10-11 Apa yang membuat kita merasa dikasihi? Apa yang membuat kita betah dalam sebuah komunitas? Apakah karena penerimaan orang? Jikalau penerimaan komunitas adalah jawabannya,
Bacaan: Ibrani 4:14-15 Selama kita masih hidup, pencobaan akan terus datang silih berganti. Iblis tidak pernah berhenti mencobai kita supaya kita jatuh dalam dosa dan menjauh dari Allah. Pencobaan
Setiap manusia memiliki kerinduan. Banyak hal yang bisa digambarkan akan kerinduan tertinggi manusia. Ada yang merindukan kedamaian. Ada yang merindukan kesejahteraan. Ada yang merindukan sukacita.