The Spirit of Excellence

Devotion

The Spirit of Excellence

2 March 2026

Setiap tanggal 31 Oktober umat Protestan merayakan hari yang bersejarah, yaitu Hari Reformasi. Reformasi membawa banyak dampak dalam kehidupan Kekristenan, dan salah satunya adalah kesadaran bahwa seluruh aspek dan bidang kehidupan adalah bersifat rohani. Pandangan umum pada masa itu mengatakan bahwa kehidupan gerejawi, atau bahkan kehidupan biara, merupakan kehidupan yang dinilai paling rohani dan paling dekat dengan Tuhan. Lalu aspek yang lainnya bagaimana? Yang lain di luar kehidupan gereja atau biara adalah second class. Namun, Reformasi justru mengingatkan orang Kristen bahwa seluruh bidang kehidupan adalah rohani. Seluruh aktivitas yang ada di dalam dunia adalah penting di mata Tuhan dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Kesadaran inilah yang membuat peradaban dan kebudayaan maju.

Pasca Reformasi 1517, Eropa menjadi pusat kemajuan kebudayaan manusia. Musik-musik yang terbaik muncul dari Eropa, ilmu pengetahuan yang canggih muncul di Eropa, dan teknologi yang paling bermutu munculnya dari Eropa. Contohnya adalah arloji. Arloji yang bermutu paling tinggi adalah arloji yang memiliki Geneva Seal. Kalau kita menelusuri sejarah, ini tidak terlepas dari semangat orang-orang Huguenot. Mereka adalah orang-orang Protestan dari Prancis yang mengikuti ajaran John Calvin, seorang tokoh reformator. Orang-orang ini membawa semangat Reformasi, yaitu seluruh kehidupan bersifat rohani dan adalah penting. Maka, seluruh aktivitas di dalam dunia harus bertanggung jawab di hadapan Tuhan. Pemikiran ini berdampak kepada seluruh aktivitas hidup. Semua aktivitas/perbuatan harus dilakukan dalam jalan dan dengan cara yang benar karena seluruh kehidupan adalah persembahan kepada Tuhan. Persembahan harus merupakan sesuatu yang terbaik. Oleh sebab itu, orang-orang Huguenot bekerja dengan spirit of excellence karena mereka sadar bahwa mereka bekerja sebagai persembahan kepada Tuhan. Karena itulah, ketika mereka membuat jam tangan, mereka bekerja dengan excellent. Standar yang tinggi dan excellent inilah yang nantinya diadopsi dalam Geneva Seal.

Reformasi 1517 seharusnya juga menyadarkan kita sebagai orang Kristen abad le-21. Bukan saja merayakannya setiap tahun pada tanggal 31 Oktober, tetapi kita juga menganut semangat yang sama yang ditampilkan oleh orang-orang Huguenot, the spirit of excellence. Ketika Tuhan memanggil dan mempercayakan kita di bidang-bidang yang kita geluti saat ini, sudahkah kita menjalani bidang tersebut dengan bertanggung jawab di hadapan Tuhan? Sudahkah kita benar-benar bergumul bagaimana bidang kita ini boleh dijalankan sesuai dengan cara dan standar Tuhan, sehingga ini boleh menjadi persembahan yang harum di hadapan-Nya? Kiranya Tuhan yang telah membangkitkan orang-orang Kristen di Eropa pada masa itu boleh membangkitkan kita juga hari ini supaya kita bisa mempersembahkan segala bidang kehidupan kepada-Nya. (SI)